TRENDING NOW



CILEGON, BX – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kota Cilegon menjadi momentum bagi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Cilegon untuk memberikan apresiasi kepada insan yang dinilai berkontribusi dalam mendorong perkembangan olahraga di Kota Baja.

Apresiasi tersebut diberikan melalui kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Kota (Porwakot) dan SIWO Award. Dalam kegiatan tersebut, SIWO PWI Cilegon memberikan penghargaan kepada Wali Kota Cilegon serta empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai aktif menjadi penggerak olahraga.

Empat ASN penerima penghargaan tersebut yakni Lurah Ketileng Hilman Setiaji, Agustian Hidayat, Agus Affan Syawaludin, dan Rohimin.

Ketua SIWO PWI Cilegon, Himawan Susanto, mengatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Haornas sekaligus memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai memiliki kontribusi terhadap kemajuan olahraga di Kota Cilegon.



SIWO Award juga menjadi salah satu bentuk perhatian insan pers olahraga terhadap berbagai pihak yang tidak hanya berprestasi, tetapi turut membuka ruang bagi masyarakat untuk aktif dalam kegiatan olahraga.

Salah satu penerima penghargaan, Lurah Ketileng Hilman Setiaji, dinilai memiliki rekam jejak dalam pengembangan olahraga di Kota Cilegon.

Hilman mengatakan terdapat sejumlah kriteria yang menjadi pertimbangan dalam menentukan ASN penggerak olahraga.

“Jadi ASN penggerak olahraga itu yang pernah memberikan prestasi buat Kota Cilegon juga dan mempunyai salah satu jabatan penting di organisasi tentang keolahragaan,” kata Hilman.

Menurutnya, dirinya masih tercatat sebagai pembina Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kota Cilegon yang bergerak pada berbagai jenjang pendidikan.

“Masih tercatat sebagai pembina Igornas Ikatan Guru Olahraga Nasional Kota Cilegon di semua level satuan pendidikan, baik SD, SMP, dan SMA atau SMK,” ujarnya.

Selain itu, Hilman memiliki pengalaman membawa tim futsal Kota Cilegon meraih prestasi pada turnamen antarkantor perangkat daerah se-Provinsi Banten.

Tim yang diwakili Kota Cilegon tersebut berhasil meraih juara pertama selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2022, 2023, dan 2024.

“Juara tingkat Provinsi Banten yang diwakili oleh Kota Cilegon, di antaranya OPD se-Provinsi Banten. Tiga tahun berturut-turut, tahun 2022, 2023, dan 2024,” katanya.

Aktivitas Hilman di dunia olahraga juga tidak berhenti pada kompetisi antarkantor. Ia masih aktif dalam sejumlah komunitas dan klub sepak bola di Kota Cilegon.

Di antaranya, Hilman tercatat sebagai pengurus Komunitas Sepak Bola Cilegon (KSC) dan masih aktif memperkuat sejumlah tim sepak bola maupun komunitas All Star di Kota Cilegon.

Keterlibatan tersebut, kata Hilman, menjadi bagian dari upaya untuk terus menjaga budaya olahraga sekaligus memperluas ruang silaturahmi masyarakat.

Terbaru, dirinya turut menggagas kegiatan olahraga yang mempertemukan LDII Kota Cilegon dengan DMI Kecamatan Cilegon melalui pertandingan futsal.

Kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi antarorganisasi.

“Ini dalam rangka untuk membuka ruang bersilaturahmi keorganisasian di bidang olahraga,” ujar Hilman.

Menurutnya, olahraga dapat menjadi medium untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan kemasjidan.

“Dalam rangka bertemu dan bersilaturahmi, banyak momentum yang diambil, saling tukar pikiran, kemudian saling mengisi di antara organisasi, terlebih ini keorganisasian keagamaan atau kemasjidan,” katanya.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Cilegon Himawan Susanto mengatakan Porwakot dan SIWO Award digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Haornas.

Selain kompetisi olahraga bagi wartawan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memberikan penghargaan kepada tokoh dan pihak yang dinilai memiliki kontribusi terhadap perkembangan olahraga di Kota Cilegon.

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Cilegon menyiapkan empat kategori penghargaan dalam SIWO Award sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai unsur yang ikut menggerakkan olahraga di Kota Cilegon.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi semakin banyak pihak, termasuk ASN, organisasi, komunitas dan masyarakat, untuk mengambil peran dalam memajukan olahraga di Kota Cilegon.(Red)





SERANG, BX - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin. Keterbukaan informasi, komunikasi kelembagaan, serta transparansi dalam proses penegakan hukum menjadi sejumlah hal yang mengemuka dalam pertemuan jajaran kedua lembaga di Kantor Kejati Banten, Selasa (29/9/2026).

Jajaran PWI Banten yang dipimpin Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra, didampingi Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Herfa Al Jihad selaku Humas PWI Banten, Wisnu Anggoro selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah, serta jajaran pengurus PWI Banten lainnya, diterima langsung oleh jajaran Kejati Banten.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta hubungan kelembagaan antara insan pers dengan institusi penegak hukum di Provinsi Banten.

Hubungan PWI Banten dengan Kejati Banten bukanlah hubungan yang baru terbangun. Selama ini, kedua lembaga telah menjalin kerja sama yang dituangkan melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama tersebut akan terus dilanjutkan, diperpanjang, serta diperkuat guna membangun sinergi yang lebih erat, khususnya dalam keterbukaan informasi, literasi hukum, komunikasi kelembagaan, serta penyampaian informasi penegakan hukum kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Herry Hermanus Horo, S.H., sinergi yang telah terbangun tersebut diharapkan semakin diperkuat dan dikembangkan sesuai kebutuhan kedua lembaga.

Kajati Banten Herry Hermanus Horo menegaskan bahwa transparansi merupakan salah satu unsur penting dalam menjalankan tugas penegakan hukum sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Transparansi itu menjadi penting. Dengan adanya transparansi, masyarakat bisa mengetahui bagaimana proses penegakan hukum berjalan. Media juga memiliki peran penting sebagai salah satu kontrol sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Herry.

Menurut Herry, keterbukaan dan komunikasi yang baik dengan media menjadi bagian penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik.

Pers, kata dia, memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu saluran informasi bagi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan maupun proses penegakan hukum.

Dalam pertemuan tersebut, Kajati Banten didampingi Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Banten Febriyan M serta Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Banten Jonathan Suranta Martua.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan jajaran Kejati Banten.

Menurut Rian yang akrab disapa Opan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk melanjutkan sekaligus memperkuat hubungan yang selama ini sudah terjalin antara PWI Banten dengan Kejati Banten.

“Terima kasih kepada jajaran Kejati Banten yang telah menerima dan menyambut kami dengan baik. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kerja sama yang selama ini sudah berjalan,” ujar Opan.

Ia mengatakan, hubungan antara PWI Banten dan Kejati Banten telah memiliki landasan kerja sama melalui MoU. Karena itu, ke depan kerja sama tersebut tidak hanya akan dipertahankan, tetapi juga terus diperpanjang serta diperkuat melalui berbagai program yang relevan dengan fungsi masing-masing lembaga.

Menurutnya, salah satu hal yang penting untuk terus dibangun adalah komunikasi yang terbuka antara institusi penegak hukum dengan insan pers.

Dengan komunikasi yang baik, wartawan dapat memperoleh informasi langsung dari sumber yang berwenang, sementara masyarakat juga dapat menerima informasi hukum secara lebih akurat, berimbang dan bertanggung jawab.

“Dengan kepemimpinan Kajati Banten yang baru, PWI Banten siap mendukung program-program Kejati Banten dalam menegakkan supremasi hukum. Tentunya, pers tetap menjalankan fungsi sebagai media informasi dan kontrol sosial,” ujarnya.

PWI Banten juga berharap keterbukaan informasi dari Kejati Banten dapat terus ditingkatkan, terutama terkait perkara maupun kebijakan yang menjadi perhatian masyarakat.

Selain keterbukaan informasi, kerja sama yang telah dibangun melalui MoU juga diharapkan dapat diperluas dalam bentuk kegiatan literasi hukum bagi wartawan serta penguatan komunikasi kelembagaan.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada hubungan seremonial, tetapi dapat melahirkan berbagai kegiatan yang memberi manfaat bagi insan pers maupun masyarakat.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa sinergi yang selama ini telah dibangun akan terus dilanjutkan dan diperkuat di bawah kepemimpinan Kajati Banten Herry Hermanus Horo.

Dengan kerja sama yang semakin kuat, PWI Banten dan Kejati Banten berharap informasi terkait penegakan hukum di Provinsi Banten dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih cepat, akurat, terbuka, berimbang dan bertanggung jawab.(Red)


CILEGON, BX - Kegiatan Rutin Apel Pagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon. Apel pagi dipimpin oleh Pembina Apel, yakni Kepala Seksi SD Ibu drg. Rully Kusumawardhany, M.M, dan diikuti oleh seluruh pegawai Dindikbud Kota Cilegon, Senin, (28/09/2026).

Sementara itu, drg. Rully Kusumawardhani, M.M, mengatakan kegiatan apel pagi ini kita gelar setiap pada hari Senin, Apel pagi selalu dilakukan sesuai (Peraturan Walikota (Perwal).

"Hal ini untuk mematuhi Peraturan Walikota (Perwal) yang berlaku dan salah satu bentuk kedisiplinan aparatur," ujarnya.

Pada kesempatan ini, peserta apel tidak semua hadir karena ada yang mendapat tugas kerja di luar kota seperti di Lebak untuk mendampingi kompetisi sepakbola tingkat SMP se Provinsi Banten dan ke Yogyakarta (Yogya) dalam rangka kegiatan kesenian daerah Tingkat Nasional. Pembina upacara mengapresiasi para pegawai yang disiplin mengikuti apel pagi.

"Selain itu, mengingatkan untuk menjaga kesehatan terutama terkait dengan daya tahan tubuh untuk mencegah terkena virus influenza tipe A, yang sedang merebak yang gejalanya lebih berat daripada flu biasa," sambungnya.

Ditambahkannya, penderita influenza tipe A bisa dirawat di Rumah Sakit (RS) bila gejalanya parah. Karena beberapa pegawai Dindikbud sudah ada yang terkena.

Adapun gejalanya :

Demam tinggi mendadak, bisa diatas 38 derajat Celcius seperti menggigil, sakit kepala, tenggorokan sakit dan batuk kering, sendi-sendi dan otot terasa sakit, badan terasa lemas dan lelah ekstrem.

Penularan:

Melalui udara saat batuk, bersin atau berbicara sentuhan pada permukaan benda yang terkontaminasi penularannya sangat cepat.

"Oleh karena itu para pegawai yang sakit flu diminta untuk menggunakan masker untuk mengurangi penularan semua, pegawai diminta untuk menjaga kebersihan diri, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menutup makanan dan minuman dapat mengelola stress, istirahat cukup, perbanyak makan sayur dan buah, perbanyak minum air putih," imbaunya.

Ia juga mengajak para peserta Apel Pagi untuk berdoa agar segala proses administrasi bisa lancar supaya honor P3K yang belum cair bisa segera cair. Demikian amanat pembina Apel di Dindikbud kota Cilegon.(Red)



CILEGON, BX – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon menyampaikan apresiasi tinggi kepada kalangan industri, khususnya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan PT Chandra Asri Pacific Tbk, atas dukungan penuh terhadap keberhasilan penyelenggaraan workshop dan pelatihan intensif "Mencetak Jurnalis Siber Masa Depan" yang digelar pada Sabtu kemarin.

​Ketua SMSI Kota Cilegon, Wawan Kurniadi, menyatakan bahwa keterlibatan serta dukungan dari sektor industri merupakan wujud sinergi nyata dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers di Cilegon, khususnya di era digital.


​"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen Pelindo, Chandra Asri, serta seluruh pihak mitra yang telah memberikan dukungan nyata. Sinergi ini membuktikan komitmen bersama dalam membangun ekosistem media siber yang profesional, edukatif, dan kredibel," ujar Wawan.

​Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan. Oleh karena itu, kolaborasi antara organisasi media dan sektor industri menjadi krusial untuk mencetak SDM jurnalis yang adaptif, beretika, serta mampu berinovasi.

​Pelatihan intensif yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut diikuti oleh belasan jurnalis media siber di Kota Cilegon. Para peserta dibekali materi teknis meliputi penguasaan tools digital, strategi produksi konten jurnalistik berbasis AI, hingga penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) di media siber.

​Pihak penyelenggara berharap kemitraan strategis antara SMSI Kota Cilegon dengan Pelindo dan Chandra Asri ini dapat terus berlanjut pada program-program pengembangan kapasitas insan pers dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.

Dan bagi industri lain, agar lebih peka dan dapat mengalokasikan anggaran TJLS Pendidikannya untuk organisasi - organisasi swasta yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah.(Red)