TRENDING NOW

 


CILEGON, BX - Dalam rangka memperingati hari ulang tahunku pegawai Republik Indonesia ke-54 yang jatuh pada 29 November 2025, drg Rully Kusumawardhany selaku Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas pendidikan Kota Cilegon mengucapkan selamat dan apresiasi oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia. Pada momentum tahun ini yang mengusung tema 'Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan lndonesia Maju.' la menegaskan bahwa ASN memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Menurutnya tantangan ASN kedepan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang pintar, terampil dan berintegritas tinggi. Perubahan zaman yang cepat menuntut ASN mampu beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tekhnologi pemanfaatan sumber daya alam, peningkatan kebutuhan pangan, pertumbuhan penduduk serta kreativitas dan inovasi masyarakat dalam pengolahan limbah dan barang bekas pakai.

Di era saat ini semua ASN harus mampu beradaptasi diberbagai sektor serta memiliki program pencegahan dan penanggulangan dan dampak negatif perkembangan ilmu pengetahuan," ucap drg Rully Kusumawardhany.

Selain itu, ia menekankan pentingnya strategi pengendalian pertumbuhan penduduk di ciptaan lapangan kerja serta penyediaan anggaran jaminan kesehatan dan pendidikan yang memadai politik hukum Jamil kesejahteraan masyarakat dokter gigi dinilai bahwa meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan penting agar tersedia tenaga ahli di setiap bidang pemerintahan merupakan SDM sesuai kompetensi akan mempercepat pekerjaan mengurangi kesalahan dan menghasilkan objek yang efektif dan efisien menunjukkan keberhasilan pembangunan. ASN harus ditempatkan sesuai keahliannya sehingga hasil kerja bisa dipertanggungjawabkan secara kualitas dan pembiayaannya.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai garda terdepan pembentukan karakter generasi bangsa, agar peserta didik memiliki kemampuan akademik, karakter kuat dan daya tahan terhadap tantangan masa depan.

Pada akhir pesan nya, drg Rully Kusumawardhany menegaskan pentingnya negara memberikan perlindungan kepada ASN yang memiliki beban dan resiko kerja tinggi.

"Negara harus memberikan jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan serta perumahan yang layak bagi para ASN sebagai bentuk perlindungan atas tugas dan tanggung jawab yang mereka emban," tegas drg Rully.

Dengan semangat KORPRI ke 54. drg Rully Kusumawardhany berharap ASN terus bersatu. berdaulat dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan indonesia maju. (Red)

 


TANGERANG, BX - Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) di Banten 2026, PWI Pusat didampingi PWI Banten berkunjung dalam agenda silaturahmi ke kantor sekretariat PWI Kabupaten Tangerang yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan II No 1 RT 007/003, Babakan, Tangerang. Kamis (27/11/25).

Dalam agenda kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh Cahyono Adi, tim penguji UKW, Cik Din tim penguji UKW, Fahdi Khalid Sekjen PWI Banten, Fauzi Chan PWI Pusat Bidang Uji Kompetensi,  Rizal PWI Cilegon, Suryadi Dewan Penasehat PWI Kabupaten Tangerang.

Dalam pertemuan tersebut, Fauzi Chan selaku perwakilan PWI pusat di bidang uji kompetensi mengatakan, agenda silaturahmi merupakan kegiatan yang harus kita lakukan sebagai bentuk apresiasi menjaga integritas terhadap organisasi.

"Ini adalah kesempatan baik, selain silaturahmi dengan rekan-rekan pengurus PWI, kita juga fokus untuk menjelang HPN 2026 di Banten nanti," ucapnya.

Ia berharap, kunjungan kami ke sekretariat PWI Kabupaten Tangerang menjadi momentum karena perjuangan teman-teman dalam memperbaiki gejolak dinamika PWI sudah berlalu dan berakhir dengan baik.

"Saya sangat bangga dan tentunya senang dengan kembalinya wajah PWI Kabupaten Tangerang. Kita harus rayakan momentum ini dan fokus pasca nanti UKW Banten kedepan serta meriahkan HPN Banten 2026 yang menjadi tuan rumah kita sendiri," tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Plt PWI Kabupaten Tangerang, Selly Loamena merasa senang mendapat kunjungan dalam agenda silaturahmi dari perwakilan PWI pusat dan PWI Banten.

"Alhamdulillah, semoga pertemuan ini menjadikan agenda silaturahmi yang bisa memperkuat sinergitas dalam berorganisasi," ujar Selly.

Ditambahkan Selly, disamping pasca UKW Banten yang telah digelar di Kota Tangerang dan di Cilegon pekan kedepan, kita juga fokus pada persiapan HPN 2026 di Banten.

"Intinya saya harapkan silaturahmi terjalin dengan baik, dan beberapa agenda kedepan mudah-mudahan bisa berjalan dengan sukses serta meningkatkan sinergitas kekeluargaan," pungkasnya.(Red)

 

drg. Rully Kusumawardhany, Kasie Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon.

CILEGON, BX - Penuh empati dan suasana hangat, hadir dalam program penguatan karakter yang merupakan bagian dari Program Kementerian Pendidikan di Kota Cilegon, Selasa (27/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menghormati, melindungi, serta memberdayakan perempuan dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Tak hanya menyoroti kekerasan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan, kegiatan ini juga mengajak peserta memahami bahwa bentuk kekerasan bisa muncul dalam berbagai relasi baik orang tua terhadap anak perempuan, antar saudara, maupun antar sesama perempuan.

Sementara itu, Drg.Rully Kusumawardhany turut hadir dalam giat BAZNAS dan Iropin Salurkan 200 Kacamata Gratis untuk Siswa/i SD di Cilegon.

Oleh karena itu, pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini dipandang sebagai upaya penting untuk mencegah kekerasan dan membangun relasi yang lebih setara.

Lebih lanjut, drg. Rully Kusumawardhany, MM selaku kepala Seksi (Kasie) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon sekaligus pemerhati isu perempuan, menekankan pentingnya memandang perempuan sebagai individu yang memiliki potensi besar untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi.

“Terkait hal tersebut, anak perempuan harus diberi kesempatan, ruang, dan kepercayaan. Mereka berhak mendapatkan pendidikan setinggi mungkin, serta dibentuk menjadi pribadi mandiri yang mampu menghadapi tantangan hidup,” ucap drg. Rully.

Dalam paparannya, ia (drg Rully , red) menyoroti beberapa prinsip penting dalam penguatan karakter perempuan, seperti:

1. Pembiasaan kemandirian sejak kecil.

2. Kesempatan memperoleh pendidikan sesuai minat dan cita-cita.

3. Pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, baik di rumah maupun lingkungan sosial.

4. Dukungan keluarga dan sekolah untuk mengembangkan kepemimpinan.

5. Penanaman nilai budaya, etika, dan agama sebagai landasan bersikap.

6. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi secara bijak.

Menurut drg. Rully, cara suatu masyarakat memperlakukan perempuan menjadi cerminan tingkat peradabannya.

“Masyarakat yang menghormati perempuan adalah masyarakat yang matang secara moral, empati, dan kemanusiaan.

Dari lingkungan seperti itu, akan lahir generasi yang cerdas, tangguh, dan penuh kasih,” ungkapnya.

Selain penguatan pendidikan karakter, kegiatan ini juga membuka ruang dialog dan berbagi pengalaman mengenai berbagai bentuk kekerasan yang sering tidak disadari.

Para peserta juga diberikan pemahaman tentang hak-hak perempuan serta langkah-langkah yang dapat diambil jika mengalami kekerasan.

“Perempuan perlu berani berbicara dan meminta perlindungan ketika mengalami ketidakadilan, baik secara fisik maupun secara emosional.

Kemandirian, terutama dalam aspek ekonomi dan pengambilan keputusan, akan membantu perempuan menjaga martabat dirinya,” tambahnya.


Dalam penutupnya, Drg.Rully Kusumawardhany MM dengan doa bersama sebagai simbol harapan akan masa depan Khususnya perempuan di Cilegon dan Indonesia yang lebih aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.


Dengan berlangsungnya kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa perempuan bukan hanya objek yang harus diatur, melainkan pribadi yang harus dihargai, disayangi, dan diberi ruang berkembang. (Red)

 


CILEGON, BX - Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Cilegon, Banten menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dengan tema; "Sinergi dan Inovasi PHRI kota Cilegon Untuk Pariwisata yang Tumbuh, Tangguh dan Berkelanjutan" yang berlokasi di Hall Wijaya Kusuma Hotel Sukma Cilegon, Rabu (26/11/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BPD PHRI Provinsi Banten, GS Ashok Kumar, Ketua BPC PHRI Kota Cilegon, Haji A Jueni Suhada dan jajaran pengurus, Tamu undangan Perwakilan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Koramil dan Polsek Cilegon.

Ketua Panitia pelaksana Rakercab BPC PHRI Kota Cilegon, Iwan Setiawan mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagaimana diatur dalam AD/ART  PHRI. 

"Kita melakukan evaluasi terhadap yang sudah kita lakukan, sinkronisasi ke depan koordinasi dengan semua unsur," katanya.

Iwan juga menjelaskan maksud dan tujuan Rakercab PHRI Cilegon ini untuk menetapkan rencana kerja dan arah kebijakan organisasi di tahun 2026. Meningkatkan sinergi antara BPC, BPD serta Anggota PHRI di wilayah Kota Cilegon untuk penguatan SDM industri hotel dan restoran serta menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kota Cilegon.

"Merumuskan PHRI Cilegon bisa lebih baik lagi. Bukan sebatas seremonial saja tapi ke depan agar manfaat untuk kita semua," tuturnya.

Sementara Ketua BPC PHRI Kota Cilegon, Haji A. Jueni Suhada mengatakan dalam Rakercab ini pihaknya akan melaporkan kegiatan PHRI Cilegon selama satu tahun terakhir.

"Kita laporkan kepengurusan dalam satu tahun terakhir dalam rapat kerja ini. Kita berharap ke depan bisa terus sinergi dengan semua pihak terkait, sesuai tema yang kita usung," ujarnya.

Usulan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri di Kota Cilegon

Yang menarik saat Ketua BPD PHRI Provinsi Banten, GS Ashok Kumar yang membuka Rakercab BPC PHRI Kota Cilegon. Dalam sambutannya, selain mengapresiasi kinerja PHRI Cilegon ia mendorong program agar terwujudnya Dinas Pariwisata Kota Cilegon yang berdiri sendiri atau tidak tergabung dalam bidang dengan dinas lain.

"Kita menyambut baik atas kinerja PHRI Cilegon walaupun banyak tantangan dalam komitmen menjalankan AD/ART PHRI kita, untuk BPC Cilegon agar pengurus lain ikut menghidupkan organisasi. Karena Kota Cilegon Frances utama di Banten, di sini ada hotel  Swissbell, Aston dan The Royale. Kita terus tunjukan uji kompetensi kita dan terus berkontribusi untuk PAD Pemerintah Daerah walupun di sisi lain melakukan pemangkasan anggaran acara di hotel," ujarnya.

"Sudah saya usulkan nomenklatur Kabupaten Tangerang, Tangsel sekarang sudah jadi Dinas Pariwisata yang mandiri dan bisa lebih fokus menjadi mitra kita. Di Serang sedang digodok, Kalau Cilegon pariwisata masih di belakang Pemuda dan Olahraga, (Disporapar). Sementara kita yang banyak berkontribusi  untuk PAD. Ini sudah kita sampaikan ini ke walikota dan bupati di Banten. Saya harap BPC Cilegon bisa dorong Walikota agar membuat nomenklatur. Langkahnya coba lakukan audiensi dengan Dinas Pendapatan Daerah, ajukan hearing  ke DPRD. Karena di Provinsi Banten, Dinas Pariwisata sudah berdiri sendiri begitu juga kementerian, Kemenpar ( Kementrian Pariwisata) saja kan?," tegasnya. (Red)